Pelatihan Pembuatan Briket Arang Bagi Kelompok Masyarakat Desa Ongko

pendbiologi.unsulbar.ac.id – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Stimulus (PKMS) DIPA Universitas Sulawesi Barat Prodi Pendidikan Biologi mengadakan pelatihan pembuatan briket untuk pemanfaatan limbah kulit kakao sebagai bahan bakar alternatif pada kelompok masyarakat Desa Ongko, Campalagian. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari tanggal 13 Juli 2021 bertempat di Kantor Desa Ongko. Pelatihan yang dipandu oleh tim dosen dan beberapa mahasiswa ini diikuti 25 peserta yang  terdiri atas warga dan aparat desa setempat.

Sebagian besar warga Desa Ongko merupakan petani kakao yang menghasilkan limbah kulit buah kakao yang sangat melimpah, sehingga salah satu alternatif pemanfaatan limbah tersebut dengan mengubahnya menjadi briket arang. Briket arang merupakan bahan bakar padat yang mengandung karbon, mempunyai nilai kalori yang tinggi dan dapat menyala dalam waktu yang lama. Briket arang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan arang konvensional, di antaranya panas yang dihasilkan oleh briket relatif lebih tinggi, bila dibakar tidak menimbulkan asap maupun bau, setelah terbakar tidak perlu dilakukan pengipasan atau diberi udara dan tidak memerlukan bahan kimia lain kecuali yang terdapat dalam bahan briket itu sendiri.

“Briket arang memiliki peluang wirausaha yang sangat menjanjikan dan bernilai ekonomis tinggi, daripada limbah kulit kakao hanya bertumpuk dan membusuk di kebun Bapak Ibu, lebih baik dikumpulkan dan diolah menjadi briket agar menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual,” kata Ariandi, salah satu pemateri dalam pelatihan. Sejalan dengan hal tersebut, Kaprodi Pendidikan Biologi Universitas Sulawesi Barat “berharap melalui pelatihan ini, warga di Desa Ongko mampu memanfaatkan limbah kulit coklat yang merupakan komoditas utama desa tersebut,”ujarnya. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Ongko, namun kami belum mengetahui strategi pemasarannya seperti apa, kalau perlu kegiatan seperti ini dipantau terus agar kami lebih semangat lagi untuk menunggu ilmu selanjutnya,” ujar salah satu peserta pelatihan. Akhirnya, pihak Desa Ongko yang diwakili oleh Bapak Basri selaku sekretaris desa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim PKMS Prodi Pendidikan Biologi Unsulbar atas terpilihnya desa mereka sebagai percontohan dalam pelatihan tersebut dan hibah alat pembuatan briket yang diserahkan oleh TIM PKMS ke pihak Desa Ongko. Selain itu, kami juga berharap kerjasama antar desa dan prodi pendidikan biologi dapat terus berlanjut di kegiatan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *